Setiap membuat bangunan dengan skala tertentu, kontraktor pasti memperhitungkan jenis konstruksi apa yang menjadi acuan. Konstruksi sendiri melibatkan perencanaan, desain, serta pengumpulan berbagai bahan dan elemen agar membentuk struktur bangunan.

Konstruksi Terbaik untuk Masa Depan Rumah Anda

Saat membuat hunian, Anda juga harus mempertimbangkan bagaimana tingkat keindahan yang disajikan. Jika menginginkan konstruksi terbaik, hendaknya memperhitungkan, model, bahan material dan juga tenaga ahli yang bekerja. Sehingga, hasil lebih maksimal.

Langkah semacam itu diambil karena rumah akan digunakan selamanya. Dengan begitu, bangunan akan lebih awet dan tidak gampang direnovasi. Apalagi di era modern ini, banyak terdapat material yang bisa digunakan selamanya. Seperti halnya besi ataupun baja ringan.

Desain rumah kekinian juga harus Anda pertimbangkan. Untuk saat ini, model minimalis memang banyak menjadi buruan sebagian orang saat membangun hunian barunya. Terutama bagi mereka yang tidak memiliki lahan luas (sempit dan terbatas).

Jenis-jenis Konstruksi

Di Indonesia sendiri terdapat banyak sekali jenis konstruksi yang dilakukan, baik itu oleh pemerintah ataupun pihak swasta. Ini dilakukan untuk meratakan dan memperlancar kehidupan, agar lebih memudahkan dalam melakukan kegiatannya. Seperti:

1. Perumahan

Jenis perumahan biasanya dibangun dekat dengan area perkotaan. Fasilitas ini diperuntukan bagi kalangan menengah ke atas yang membutuhkan hunian cepat dan tanpa ribet. Biasanya berbentuk deret bergabung dengan beberapa rumah lainnya.

Untuk pembutannya, biasanya memakan waktu cukup lama, bahkan bisa 5 tahun pengerjaan. Namun, harga jual yang diberikan juga cukup lumayan. Kebanyakan pembeli berprofesi sebagai pegawai dengan tempat kerja dekat lokasi.

2. Rumah Pribadi

Untuk membuat hunian ini tidak selalu membutuhkan jasa kontraktor besar, melainkan tukang dengan skala kecil bisa melakukannya. Pembangunan jenis ini merata di setiap daerah, baik di desa ataupun kota. Konsep hunian minimalis memang sangat laris dipasaran dalam jenis rumah pribadi.

Namun, ada juga beberapa orang yang tetap menyukai model klasik. Di sisi lain, jenis konstruksi ini tidak melulu soal bangun rumah. Bisa juga tahap renovasi, karena beberapa bagian dianggap sudah tidak layak huni. Sehingga, perlu diganti dengan material baru.

3. Hotel

Dalam membangun sebuah hotel, diperlukan banyak pihak terkait. Mulai dari arsitek, manager, kontraktor, tukang dan pengemudi alat berat. Bahkan untuk pembangunannya harus mengeluarkan dana hingga millayaran rupiah.

Proses pembuatannya juga cukup lama, bahkan bisa mencapai 5 tahun dalam satu lokasi saja. Konsep hunian mewah pasti disajikan untuk jenis konstruksi ini. Tidak heran jika sudah jadi, harga sewanya bisa melambung tinggi.

4. Jalan

Pembuatan fasilitas umum satu ini biasanya dinaungi oleh pemerintah pusat. Ini karena, proyek tersebut dilakukan dalam jangka panjang, terutama untuk menghubungkan satu daerah dengan daerah lainnya. Dalam pembuatannya juga memerlukan ahli konstruksi yang handal dan terpercaya.

Selain jalan besar, terdapat juga jalan rabat yang menghubungkan dari kampung ke kampung. Apalagi untuk saat ini, pemerintah sudah memberi anggaran sebesar 1 milyar bagi setiap desa. ini guna memperbaiki beberapa fasilitas jalan penghubung agar lebih baik ke depannya.

5. Jembatan

Hampir mirip dengan pembangunan jalan, jembatan merupakan laluan singkat untuk menyeberangkan beberapa kendaraan antar daerah agar lebih cepat. Untuk sekala besar, bisa dilihat seperti jembatan Suramadu. Dengan begitu, proses transportasi jadi lebih mudah.

Untuk tingkat desa, biasanya konstruksi ini dilakukan untuk menyeberangi sungai kecil. Di sisi lain, juga bisa digunakan untuk memperlancar pengairan sawah. Untuk skala besar, bisa Anda lihat dalam proses pembangunan beberapa bendungan yang ada di Indonesia.

6. Industri

Konstruksi industri adalah konstruksi yang membutuhkan spesifikasi khusus serta keahlian dan keterampilan teknis dalam perencanaan. Contoh proyek konstruksi industri misalnya pada industri kimia dasar seperti industri semen, industry kaca dan industry asam sulfat.

7. Apartement

Hampir mirip dengan hotel, namun kebanyakan apartement digunakan untuk kepentingan pribadi bukan disewakan. Untuk proses pembuatan juga memakan waktu bertahun-tahun. Beberapa alat berat juga digunakan, seperti Crane, Excavator, Buldozer dan lain sebagainya.

Harga jual setiap apartement bisa mencapai ratusan juta hingga milyaran rupiah. Itu semua tergantung dengan posisi dan fasilitas yang diberikan. Tidak heran jika hunian ini hanya diminati oleh beberapa kalangan atas saja (konglomerat).

8. Rumah Kost

Bisa dikatakan, bangunan ini sejenis hotel dalam versi murahnya. Untuk pembangunannya lebih mirip dengan perumahan, namun hanya berisi sekotak tempat tidur saja. Prosesnya juga tidak ribet dan bisa dilakukan dalam waktu cepat.

Beberapa pembangunan jenis konstruksi ini menyisir bagian dekat kampus atau pusat keramaian kota. Ini karena, diperuntukan bagi pendatang yang menetap dalam jangka waktu tertentu di daerah lain. Sehingga, desain yang diberikan juga ala kadarnya saja.

Baca Juga : Perbedaan Kontraktor dan Konstruksi dalam Dunia Pembangunan

Demikian artikel pembahasan tentang jenis-jenis konstruksi bangunan yang perlu Anda ketahui. Semoga menjadi manfaat, terutama bagi Anda yang hendak melakukan upaya konstruksi. Selamat membangun!

Artikel Terbaru